make cash

Bisnis 100% Tanpa Modal

Sajak Malam Muram



Malam
Gelisahmu, harapmu yang merengkuh
Kudengar syair indah begitu berirama, mesra
Malam, kenapa engkau menampakkan kesuraman wajahmu?

Asap rokok mengepul ke udara, memuai entah kemana
Tercium olehku wangi parfum murah, menyengat
Kupandangi wanita-wanita molek pengundang selera
Menawarkan luka dan gelisah di dada

Di ujung sebelah sana
Para pengais sampah tergolek dalam ketiada-berdayaannya yang membisu
Sepanjang trotoar jalan itu
Mereka terlelap, bermimpi, indah...

Di sana, kau lihat di sana
iya, itu di halte sana
Bocah-bocah kecil lusuh
Berpakaian rombeng nan lugu
Tatap wajah mereka, kau kan temui keindahan yang takkan membuatmu jemu
Kebahagiaan yang tak pernah ragu

O, malam kelam
Sekali lagi, kau tampakkan wajahmu yang muram
Inikah syairmu yang mencekam?

Tengoklah gemintang melekat pada tubuhmu yang hitam
Malam.... berilah kami harapan
Membenahi diri
Mengusap peluh yang membasahi dahi

0 komentar:

Poskan Komentar